Saturday, 15 August 2026
Terkini
Megapolitan

Apel Kebangsaan Jaga Jakarta Tolak Provokasi dan Perpecahan

Apel Kebangsaan Jaga Jakarta Tolak Provokasi dan Perpecahan

Jakarta – Penolakan terhadap provokasi, intoleransi, kekerasan, dan perpecahan menjadi salah satu komitmen dalam Apel Kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia di Monas, Sabtu (8/8/2026).

Elemen masyarakat menyatakan menolak segala bentuk provokasi, intoleransi, kekerasan, dan perpecahan yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri mengatakan, “Melalui semangat kebangsaan, kita bangun kekuatan bersama antara unsur pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh lapisan masyarakat.”

Perwakilan elemen masyarakat membacakan Deklarasi Jaga Jakarta untuk Indonesia. Deklarasi itu memuat komitmen menjaga Jakarta tetap aman, tertib, damai, dan nyaman sebagai rumah bersama, bersatu dalam kebhinekaan, menolak provokasi, intoleransi, kekerasan, dan perpecahan, memperkuat gotong royong, serta melindungi generasi muda.

Kombes Pol. Budi Hermanto juga mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi serta terus merawat kerukunan di lingkungan masing-masing.

Kegiatan ini diikuti sekitar 11.000 orang, terdiri atas 500 personel TNI, 500 personel Polri, serta 10.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Unsur masyarakat yang hadir meliputi organisasi kemasyarakatan, komunitas ojek online, buruh, OKP Cipayung Plus, satpam, Pokdar Kamtibmas, pelajar, dan Saka Bhayangkara.

Berita Terkait